Terapi Nutrisi bagi Penderita Autis

AutisNutrisi menjadi perial yang penting bagi ibu atau keluaraga yang memiliki anak yang menderita autism e kerena ternyata  factor penyebab lain autism e adalah gangguan susunan syaraf pusat akibat gangguan metabolism yang mengganggu kerja otak seperti kekurangan vitamin, mineral, enzim dan sebagaina.

Sorang pederita autis memiliki fungsi organ yang tidak seperti orang normal pada umumnya sehinggaa dalah hal memilih makanan untuk penderita autis tidak boleh sembaarangan. Studi lain menunjukan bahwa jalur biokimia penderita aitisme tidak berfungi optimal, jdi ada diet khusu yang harus diberlakukan bagi si penderita.

Mengapa perlu diet ?

Kebanyakan anak penderita autism mngalami gngguan pada system pencernaan mereka. Diataranya gangguan hipermeabilitas usus (leaky gut syndrom), malabsorbsi, entericolitis (peradangan usus), gangguan detiksifikasi dan beberapa gangguan lainya. Semua jenis abnormalitas ada usus tersebut mengggangu kinerja alat pencernaan.. Jika kinerjanya terganggu maka bisa terjadi berbagai macam defisisensi nutrisi.

Hal tersebut ditambah lagi denga kecenderunga pola makan anak dnegan autism yang sangat sulit menerima danmncerna mkanan. Mereka mem[nyai alat pengecapan yang sangat peka dan kebanyakn hanya menyukai satu enis makanan tertentu, tidak mau meniccipi makanan yang lain. Kebanyakan dari mereka tak suka sayur dan tak suka buah. Bahkan ada yang tiap hari menyantap mie instan. Hal tersebut tentu perlu mendapatkan perhatian orangtua mengenai pentingnya nutrisi bagi kesehatn anak.

Makanan yang perlu dihindari?

setelah tidak mengkonsumsi susu sapi dan terigu. Kenapa demikian ? alasannya karena hampir semua anak autis menderita Multiple Food Alergi / Alergi Makanan, sehingga perlu dilakukan pengaturan dukungan nutrisi yang sesuai dan seimbang, sebagai contoh yang paling sering terjadi menurut pengalaman saya, kebanyakan anak autis lebih sering cenderung bersikap hiperaktif bila di beri susu sapi, cokelat, dan makanan yang terbuat dari terigu.

Pengaturan nutrisi dan diet untuk anak autis berikut contoh bahan makanan dan minuman yang dilarang, adalah :

  • Diet bebas Gluten dan Kasein. Gluten : Makanan yang mengandung terigu ( Mie, roti, biskuit ).Kasein : mentega,mozarella butter, butter, susu sapi, yoghurt, susu kambing, susu bubuk, keju, laktalbumin, cream.
  • Diet bebas gula : gula pasir, soft drink, sirup, fruit juice kemasan.
  • Diet bebas jamur/fermentasi : minuman fermentasi, kecap, vermipan, tauco, baking soda, keju, soft drink.
  • Diet bebas zat aditif : pewarna makanan, penambah rasa, dan pengawet makanan.
  • Diet bebas fenol dan salisilat : buah berwarna cerah, anggur, apel, almond, cherry, plum, prune, jeruk, tomat.
  • Diet rotasi dan eliminasi : diketahui dan dilakukan setelah melakukan test alergi.
  • Pengaturan alat masak dan saat pemberian makanan : Alat masak dari bahan yang tidak mengandung logam berat. Makanan yang tinggi protein di berikan saat makan pagi untuk mencegah anak hiperaktif.
  • Pemberian suplemen yang sesuai.

Catatan : sebaiknya sebelum melakukan diet, lakukanlah test alergi terlebih dahulu.

Sumber : majalah harmony dan http://kesehatan.kompasiana.com

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s