Autisme

Autismemerupakan sutu ganggun perkembangan  mental emosional yang sering terjadi pada periode tumbuh kembang. oleh karenaya bayak yasyasan didirikan khusus untuk  mnampung par autis ntuk mndapatkan layana terapi bagi pnderita serta dukukngan moal bagi kedua orangtuanya eprti motivasi, ketlatenan selama anak melalui proes terapi dan tentunya pentinganya pengetahuan nurtisi bagi pnderita auti.

dmnPengertian autism ?

Autime dikemukan oleh dr. Leo Kanner pada 1943. Autise merupakan cara berfikir yang dikendalikan oleh kebutuhan personal atau oleh iri sendiri, menangggapi dunia berdasarkan englihatan dan harapan sendiri, dan menola realitas, keasyikan ekstrem dengan pikiran dan fantasi sendiri. Pakar lain mengatakan autism merupakan ketidaknormalan perkembngan yang samai yang sekarang tidak ada penyembuhaya dan gangguanya tidak hnya mempengaruhi kemampuan nak untuk belajar dan berfungsi di dunia luar tetapi juga kemampuanya untuk mengadakan hubungan dengan anggota keluarganya . Penyebab autis secara pasti belum di ketahui, di duga autis disebabkan karena adanya gangguan reticular system aktif (system saraf pusat), faktor genetik, metabolic dan biochemical Faktor genetic memegang peranan penting dalam terjadinya autisme   sehingga saudara dari para penyandang autism mempunyai resiko  untuk mengindap autism. Faktor lain adlah Karen adnaya gangguan syaraf pusat akibat gngguan metbolisme yang menggnggu kerja otak, seperti ekurangn vitamin, mineral, enzim, dan sebagainya.

Gejala Autisme yang tampak ?

Gangguan perkmbangan yang dialami ank autistic menyebabkan tidak belajar dengn cara yang sma seperti anak lin seusaina dan belajar jauh lebih sedikit dari lingkunganya bila dibandingkan dengana nak lain, Autisme merupakan kombinasu dari eberapa kegagaln prkmbangan, biasanya mengalami gengguan pada :

Komunikasi

Perkembangan bahasa sangat lambat atau bahkan tidak sama sekali.Penggunakan kata-kata yangtidk sesui degan makn yng dimaksud dan lebih serig berkomunikasi denan menggunakan gesture dari kata-kata serta kurang perhatian.

Interaksi Sosial

Pada keadaaan ini penderita autis lebih sennag menyendiri daripada bersama orang lain, menunjukanminat yang sangat kecil utnuk bertema, respon terhadap isyaat social seperti kontak mata dan senyuman sangat minim.

Gangguan Sensorik

Pederita mempunyai sensitivitas inderra (penglihatan, pendengaran, peraba, pencium dan perasa) yang sangat tinggi atau bisa pula sebaliknya.

Gangguan Bermain

Anak autistic umumnya kurang memiliki spontanitas dalam permainan yang brsifat imajinatif, tidak dapat emngimitasi orang lain dan tidak mempunyai inisiatif

Perilaku

Perilku penderita autis cenderung hiperaktif ataupun hipopasif eperti marah tanpa sebab yang jelas, perhatian yang sangat besar pada suatu benda, menampakan agresi pada diri sendiri dan orang laindan mengalami ksulitan dlam perubahan rutinitas.

Therapi untuk penderita autism?

Ada 3 metode utama  dlam terapi terhadap penderita autism , yaitu

Terapi dengan pendekatan psiko-dinamis

Terapi ini berorientasi psikodinamis terhadap individu aitistik. Pendekatan yang berorientasi psikodinamis didominasioleh teori-teori awal yang memandang autismesebagai suatu maslah ketidkteraturane emosional.

Terapi dengan intervene behavioral (edukasional)

Pendekatan ini telah terbukti dpat memperbaiki perilaku individu aitistik. Prinsipnya adalah mengjarkan perilaku yang sesuai dan diharapkan serta mengurangi perilaku-perilaku dalah pada individu autistic. Pendekatan ini juga menekankan pda pendidikan khusus yang difokuskan pada pengembangan kemampuan akademik dn keahlian-keahlian khusus.

Terapi medis dan nutrisi

Pada metode ini terapi medis berkembang tidak hanya menggunakan obat-obatan kimiawi untuk mengurangi gejala autis dan merangsang respon otak, tetapi juga memadukanya dengan terapi nutrisi. Secara jangka panjang, terapi nutrisi dengan pemberian suplemen kesehtan jauh lebih aman daripada terapi medis yang mempunyai efek samping.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s