PERIODE TUMBUH KEMBANG ANAK

PERIODE TUMBUH KEMBANG ANAK

Tumbuh kembang anak beragsung secara teratur, saling berkaitan dan berkesinambungan yang dimulai sejak konsepsi sampai dewasa. Tumbuh kembang anak terbagi dalam beberapa periode. Berdasarkanbeberapa kepustakaa, maka periode tumbuh kembang anak adalah sebagai berikut:

  1. Masa Prenatal atau masa intra uterin (masa janin dalam kandungan)

Masa ini dibagi menjadi 3 periode, yaitu :

  1. Masa Zigot/mudigah, sejak saat konsepsi samapi umur kehamilan 2 minggu
  2. Masa embrio, sejak umur kehamilan 2 minggu sampai 8 atau 12 minggu. Ovum yang telah dibuahi dengan cepat akan menjadi suatu organisme, terjadi diferensiasi yang berlangsung dengan cepat, terbentuk system organ dalam tubuh.
  3. Masa janin/Fetus

Terjadi sejak umur kehamilan 9 atau 12 minggu sampai akhir kehamilan. Msa ini ddibagi menjadi dua periode, yaitu :

  • Masa fetus dini

Masa tersebut terjadi sejak kehamilan umur 9 minggu sampai trimester kedua kehidupan intra uterin. Pada masa ini terjadi percepatan pertumbuhan, pembentukan jasad manusia sempurna. Alat tubuh telah terbentuk serta mulai berfungsi.

  • Masa fetus lanjut

Padamasa ini terjadi pada trimester akhir kehamilan. Pada masa ini pertumbuhan berlangsung pesat disertai perkembangan fungsi-fungsi. Terjadi transfer imunoglobin G (Ig G) dari darah ibu melalui plasenta Akumulasi  asam lemak essensial seri omega 3 (Dicisa Hexanic Acid) dan omega 6 (Arachidonic Acid) pada otak dan retina.

Periode yang paling penting dalam masa prenatal adalah trimester pertama kehamilan. Pada periode ini pertumbuhan otak janin  sangat peka terhadap pengaruh lingkungan janin. Gizi kuran pada ibu hamil , infeksi , merokok, dan asaprokok, minuman berakohol. Obat-obat, baha-bahantoksik, pola asuh , depresi berat, factor psikologis seperti kekerasan terhadap ibu hamil,dapat menimbulkan pengaruh buruk bagi pertumbuhan janin dan kehamilan. Pada setiap ibu hamil, dianjurkan untuk selalu memperhatikan gerakan janin setelah kehamilan 5 bulan.

Agar janin dalam kandungan tumbuh dan berkembang menjadi anak sehat maka selama msa inta uterin, seorang ibu diharapkan :

  • Menjaga kesehtanya dengan baik
  • Selalu berada dalam lingkungan yang menyenangkan
  • Mendapat nutrisi yang sehat untuk janin yang dikandungnya
  • Memeriksa kesehatanya secara teratur ke sarana kesehatan
  • Memberi stimulasi dini terhadap janin
  • Tidak mengalami kekurangan kasih sayang dari suami dan keluarganya
  • Menghindari stress baik fisik maupun psikis
  • Tidak berkrja berat yang dapat membahayakan kondisi kehamilanya.

2. Masa bayi (infancy) umur 0 sapai 11 bulan

Masa ini dibagi menjadi 2 periode, yaitu :

  1. Masa neonatal

Pada masa ini terjadi adaptasi terhadap lingkungan dan terjadi perubahan sirkulasi darah, serta mulainya berfungsi organ-orga. Masa neonatal dibai menjadi dua periode yaitu masa neonatal dini yaitu umur 0-7 hari dan masa neonatal lanjut yaitu umur 8 sampai28 hari. Hal yang paling penting agar bayi lahir tumbuh dan berkembang menjadi anak yang sehat adalah :

  • Bayi ditolong oleh tenaga kesehtan yang terlatih, di sarana kesehatan yang memadai
  • Untuk mengantiipasi resiko buruk pada bayi saat diahirkan, jangan terlambat pergi ke sarana kesehatan bia dirasakan sudah saaatnya untuk melahirkan
  • Saat melahirkan sebaiknya didampingi ole keluarga yang dapat menenangkan perasaan ibu.
  • Sambutlah kelahiran anak dengan perasaan enuh suka cita dan penuh rasa syukur. Lingkungan yang seperti ini sangat membantu jiwa ibu dan bayi ang dilahirkan.
  • Berikan ASI sesegera mungkin. Perhatikan reflex menghisap diperhatikan oleh karena behubungan dengan masalah pemberian ASI.

2. Masa post (pasca) natal

Terjadi pada umur 29 hari sampai 11 bulan. Pada masaini terjadi pertumbuhan yang sangat pesat dan proses pematangan berlangsung secara terus-menerus terutama meningkatnya fungsi system saraf. Seorang bayi akan bergantung pada ornagtua dan keluarga sebagai unit pertama yang dikenalnya. Beruntunglah bayi yang mempunyai orang tua yang hidup rukun, bahagia dan memberikan yang terbaik untuk anak.

Pada masa ini, kebutuhan akan pemeliharaan kesehatan bayi, mendapat ASI eksklusif selama 6 bulan penuh, diperkenalkan kepada makanan pendamping ASI sesuai umurnya, diberikan imunisasi sesuai jadwal, mendapat pola asuh yang sesuai.

Masa bayi adalah masa dimana kontak erat antara ibu dan anak terjalin, sehingga dalam masa ini, pengaruh ibu dalam mendidik anak sanga besar.

3. Masa Balita (umur 12 sampai 59 bulan)

Pada masa ini, kecepatan pertumbuhan mulai menurun dan terdapat kemajuan dalam perkembbangan motorik (gerak kasar dan gerak halus) serta fungsi eksresi. Peroide penting dalam tumbuh ekmbang anak adalah masa balita. Pertmbuhan dasar yang ebrlangsung pada masa balita akan mempengaruhi dan menentukan perkembangan anak selanjutnya.

Setelah lahir terutama pada 3 bulan pertama kehidupan, pertumbuhan dan serabut sarsaf dan perkembangn sel-sel otak masih berlangsung dan terjadi pertumbuhan serabut serabut saraf dan cabang-cabangnya, sehingga terbentuk jaringan saraf dan oak yang kompleks. Jumlah dan pengaturan hubungan-hubungan antar sel saraf ini berjalan, mengenal huruf, hingga bersosialisasi.

Pada masa balita, perkembangan kemampuan bicara dan bahasa, kreativitas, kesadaran social, emosional dan intelegensia berjalan sangat cepat merupakan landasan perkembangan berikutya. Perkembangan moral serta dasar-dasar kepribadian anak juga dibentk pada masa ini, sehingga setiap kelainan/penyimpangan sekecil apapun apabila tidak dideteksi apalagi tidak ditangani dengan baik, akan mengurangi kualitas sumber daya manusia dikemudian hari.

4. Masa anak prasekolah (umur 60 sampau 72 bulan)

Pada masa ini, pertumbuhan berlangsung dengan stabil. Terjadi perkembangan dengan aktivitas jasmani yang bertambah dan menigktanya ketrampilan dan proses berfikir. Memasuki masa prasekolah, anak mulai menunjukan keinginanya, seiring dengan pertumbuhan dan perkembanganya. Pada masa ini , selain lingkungan di dalam rumah di luar rumah muali diperkenalkan. Anak mulai senag bermain di luar rumah. Anak mulai berteman, bahkan bayak keluarga yang emnghabiskan sebagian besar waktu anak bermain di luar rumah dengan cara membawa anak ke taman-taman bermain, taman-taman kota, atau k tempat-tempat yang menyediakan fasilitas permainan untuk anak.

Sepatutnya lingkungan-lingkungan tersebut menciptakan suasanabermain yang bersahabt untuk anak (child friendly environment). Semakin banyak taman kota atau taman bermain dibangun untuk anak , semakin baik untuk enunjang kebutuhan anak.

Pada masa ini anak dipersiapkan untuk sekolah, untuk itu panca indra dan system reseptor penerima rangsangan serta proses memori harus sudah siap sehingga anak mampu belajar dengan baik. Perlu diperhatikan bahwa proses belajar pada masa ini adalah dengan cara bermain.

Ornagtua dan keluarga diharapkan dapat emmantau pertumbuhan dan perkembangan aaknya, agar dapat dilakukan intervensi dini bila anak mengalamu kelainan atau gangguan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s