PENATALAKSAAAN MASALAH MENTAL EMOSIONAL PADA ANAK

Pola Asuh anak sesuai asas-asaas kesehatan jiwa merupakan upaya pencegahan gangguan mental emosional pada anak. Yang memungkinkan untuk dapat tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang sehat secara fisik, mental, emosional, sosial. Kemampuan mengenali adanya gangguan mental emosional pada anak usia dini yaitu dibawah 6 tahun akan sangat membantu dalam mencegah macam-macam gangguan mental emosional pada anak, kemampuan mendeteksi ada atau tidaknya gangguan, pemahaman sistem pelayanan kesehatan jiwa perlu dimiliki oleh tenaga kesehatan di lini terdepan yaitu puskesmas. Kemampuan ini sangat membantu masyarakat dalam menangani kasus-kasus gangguan mental emosional pada anak sejak dini.

 Apabila kita memahami proses perkembangan anak, maka kita akan melihat setiap fase perkembangan mempunyai problema yang karakteritik. Dengan demikian pada setiap fase perkembangan terdapat gangguan mental emosional yang tertentu. Kondisi perkembangan usia diagnosis dapat dini balita merupakan dasar bagi perkembangan anak selanjutnya sehingga  merupakan hall penting untuk di kenali dan diperhatikan. Berbagai gangguan mental emosional dibawah usia 6 tahun kebawah dan faktor yang memepengaruhinya perlu diketahui karena akan meningkatkan kesadaran tetang pentingnya pencegahan dan penatalaksanaan dini. Pemeriksaan tepat waktu dan penegakan diagnosis dapat memberikan dasar untuk intervensi yang efektif sebelum penyimpangan awal berkembang menjadi satu pola maladaptif yang menetap.

Relasi-relasi emosional yang membingungkan, karena sangat bertetangan atau kontroversal, baik yang diungkapkan secara terbuka, maupun secara diam-diam dipendam di hati, namun bisa dirasakan oleh anak. Dan setiap kali saja anak harus mengubah emosi-emosinya karena dipanas-panasi oleh salah satu pihak ditambah dengan banyak kekacauan batin pada diri anak. Kondisi sedemikian ini memudahkan kemunculan gangguan-gangguan kejiwaan.

Upaya memperoleh kesehatan jiwa adalah proses panjang yang dimulai dari tingkat perkembangan sejak dini, yaitu di masa anak-kanak. Upaya ini bukanlah hanya merupakan tanggung jawab keluarga dan pendidik. Dukungan pemerintah dan masyarakat diperlukan  agar anak dapat dibekali dan dibantu dalam mengatasi gangguan atau kesulitan yang dialaminya dalam proses tumbuh kembang. Diakui bahwa masalah kesehatan jiwa besifat luas dan komplek, melibatkan berbagai faktor dalam kehidupan manusia yang berhubungan erat.

Intervensi yang dapat dilakukan pada anak yang mengalami penyimpanagan masalah metal ekosional diantanraya adalah bila jawaban “YA”  hanya satu adalah sebagai berikut :

  1. Bila ada jawaban “YA” hanya satu
    1. Melakukan konseling kepada orang tua menggunkan buku pedoman pola asuh yang mendukung perkembangan anak.
    2. Lakukan evaluasi setelah 3 bulan, bila tidak ada perubahan rujuk ke rumah sakit yang emmiliki asilitas kesehatan jiwa atau tumbuh kembang anak.
  2. Bila ada jawana “YA”ditemukan dua atau lebih

Bila ada jawaban “YA” ditemukan dua atau lebih rujuk ke rumah sakit yang memiliki fasilitas kesehatan jiwa atau tumbuh kembang anak. Rujukan harus disertai informasi mengenai jumlah dan msalah mental emosional yang ditemukan.

Secara umum dibedakan antara tenaga yang terlibat dalam mental health care, yaitu semua tenaga yang berperan serta dalam mayarakat dan keluarga, dengan tenaga yang tercakup dalam phychiatric service. Mereka yang termasuk dalam pelayanan psikiatrik adalah tenaga formal dalam pelayanan kesehatan, mulai daripelayanan kesehatan dasar sampai dengan rujukan yang sangat spesialistik.5

Dalam penanganan kasus gangguan mental emosional anak usia 6 tahun kebawah, profesi yang terlibat adalah:5

  1. Psikiater Anak
  2. Neurolog Anak
  3. Psikologi Perkembangan
  4. Dokter Umum atau Dokter keluarga
  5. Dokter Public Health dan Manajemen Pelayanan Kesehatan
  6. Perawat Umum atau Perawat Psikiatrik Anak
  7. Pendadog (Special Eavoator)
  8. Terapis Wawancara (Speech Therapist)
  9. Terapis Okupasional (OccupationalTherapist)

Pemahaman mengenai profesi inti dalam upaya kesehatan jiwa diharapkan dapat membantu dokter di puskesmas dalam mempoposisikan diri pada penanganan kasus gangguan metal emosional pada anak usia 6 tahun kebawah.

Upaya memperoleh kesehatan jiwa memerlukan dukungan pemerintah dan masyarakat agar oang tuda dapatmengetahui adaya gangguan yang dialami anak sejak dini sehingga upaya penyembuhanya dapat diupayakan untuk memperoleh hasil yang lebih baik. Orang tua perlu dibantu dalam mengenali dan menangani gangguan yang atau kesulitan anak dalam proses tumbuh kembangnya. Sehingga para ahli menyepakati bahwa kemampuan menata emosi dan kesadaran sebagai mahkluk ciptaan Tuhan adalah hasil dari proses yang dijalani selama masa perkembangan. Cara merawat, mengasuh, mendidik anak diyakini sanat besar pengaruhnya terhadap pembentukan kepribadian anak kelak sebagai orang dewasa. Artinya banyak kesempatan yang bisa dimanfaatkan untuk melakukan intervensi, dari  manapun anak berasal agar dia menjadi pribadi yang sehat jasmani dan rohani, mampu menyesuaikan diri dan selalu dapat menyikapi dan menyiasati semua perubahan kondisi dan situasi secara positif.

Sehat jasmani dan rohani akan mengantarkan mereka untuk menjadi sumber daya manusia yang berkualitas yang merupakan modal utama yang diperlukan bangsa dan negara untuk dapat membawa indonesia menjadi negara yang tidak hanya mampu bertahan sebagai negara merdeka namun juga aktif dalam kancah persaingan di tingkat global. Dengan kata lain derajat kesehatan anak mencerminkan derajat kesehataan bangsa, sebab anak sebagai generasi penerus bangsa memiliki kemampuan yang dapat dikembangkan dalam meneruskan pembangunan bangsa. Sehingga masalah kesehatan anak diprioritaskan dalam perencanaan atau penataan pembangunan bangsa.

 

DAFTAR PUSTAKA:

Dahsriharti, Ismail I, Mario GP, Poernomo I, Noorhana, Gitayanti, Et al. 2006.Pedoman Diagnosis Dan Penatalaksanaan Gangguan MentalEmosional Anak Usia 6 Tahun Kebawah. Jakarta : Depkes RI.

Kartono, K. 2002. Patologi Sosial. Jakarta: CV Rajawali

Kemenkes. RI. 2010. Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak. Jakarta: Depkes.

Hidayat, A.A. 2008. Ilmu Kesehatan Anak untuk Pendidikan Kebidanan. Jakarta : Salemba Medika.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s